Sabtu, 03 Desember 2011

Stop Penumpukan Air dalam Tubuh!

Perempuan di berbagai belahan dunia seringkali bermasalah dengan rasa kembung dan penumpukan air dalam tubuh mereka. Hal ini berpengaruh pada pakaian jadi terasa sempit dan berbagai hal mengesalkan lainnya. Jadi, apa yang dapat dilakukan wanita untuk mengatasi hal ini?
Sebelum mengetahui solusinya, mari kita mulai dengan pengertian mengapa  tubuh kita melakukan penumpukan cairan. Pada dasarnya, air memilki fungsi membantu liver untuk mengubah lemak menjadi energi. Maka, jika Anda tidak minum air dengan cukup, ginjal Anda akan dipenuhi oleh cairan yang terkonsentasi, dan hal ini akan berpengaruh pada kerja liver Anda yang harus bekerja lebih keras dalam mengubah lemak menjadi energi yang Anda gunakan sehari-hari, dan jika berhubungan dengan kerja ginjal, maka Anda harus menggunakan lemak ekstra yang harusnya dapat dibakar jika Anda minum cukup air.

Bahkan yang lebih buruk, alih-alih mengeluarkan air dan limbah dari pencernaan, tubuh Anda justru akan menyerap kembali air yang sudah digunakan dan menggunakannya kembali. Inilah yang akan menimbulkan penumpukan cairan dan rasa kembung. Hal ini dapat terjadi karena tubuh Anda memilki respon otomatis apabila ia kekurangan cairan, yaitu tubuh akan mengalami panik dan merespon keadaan ini dengan menyimpan air yang ada. Maka dari itu, diperlukan asupan cairan yang cukup untuk menghindari terjadinya hal seperti ini.
Dengan mengkonsumsi air yang secara regular, mungkin Anda akan merasa lebih sering haus. Tapi jangan khawatir, ini adalah salah satu indikasi baik, karena ini berarti Anda memilki siklus haus yang sehat dan dapat memicu hidrasi pada tubuh. Kebiasaan baik ini harus Anda pertahankan, karena jika Anda berhenti mengkonsumsi air yang cukup, semua dampak positifnya seperti; menyeimbangkan cairan tubuh, menurunkan berat badan, mengurangi lapar dan haus, akan kembali seperti semula.
Pada tubuh manusia, air juga memiliki fungsi sebagai pelumas sendi dan bagian tubuh lainnya. Air juga memelihara otot dan menjaga kulit menjadi lebih halus. Selain itu, air juga mengatur suhu tubuh, menyaring ketidakmurnian pada makanan atau minuman, dan menjaga kerja otak. Bahkan, air juga berfungsi mengantarkan gizi ke dalam dan luar sel-sel tubuh.
Tubuh manusia dapat menyimpan energi menjadi glikogen, lemak, dan jaringan tapi tidak dapat “menyimpan” air  – tubuh menggunakan sumber airnya sendiri sebagai persediaan dan menunggu asupan cairan baru agar dapat berfungsi seperti seharusnya. Air sangat berperan penting dalam menghantarkan gizi ke dalam dan keluar sel, hal ini biasa disebut “pompa ion”. Saat anda mengkonsumsi kandungan sodium dan potassium yang tidak seimbang, atau Anda tidak  minum air dengan cukup, tubuh anda akan meningkatkan hormon dan mencoba untuk “menyimpan” air dengan menahan air tersebut agar tidak disaring oleh ginjal. Ironisnya, salah satu cara terbaik untuk mengatasi penumpukan cairan ini adalah dengan mengkonsumsi banyak air untuk menggantikannya.
Manusia dapat bertahan hidup tanpa makanan selama beberapa minggu (hasil dokumentasi menunjukkan hingga 2 bulan), sedangkan apabila tanpa air manusia hanya bisa bertahan hidup selama beberapa hari. Rasa haus adalah sinyal dari tubuh yang menandakan tubuh Anda perlu dihidrasi kembali, walaupun sebenarnya saat Anda haus, Anda sudah mengalami dehidrasi. Hal ini perlu diperhartikan, karena pada keadaan ini presentase kekurangan cairan yang Anda alami nyaris dapat mengakibatkan penurunan kesehatan yang sangat signifikan. Jangan remehkan gejala ini, karena  dehidrasi ringan dapat menjadi kritis. Bahkan, di musim olahraga telah dilaporkan beberapa telah meninggal akibat dehidrasi.
Bertentangan dengan kebanyakan pendapat, minum air sekaligus banyak tidak bisa memberikan asupan cairan yang cukup pada tubuh Anda. Karena saat tubuh dipenuhi air secara sekaligus, tubuh Anda akan mengeluarkan sebagian besarnya menjadi urin, dan menyerap sebagian kecilnya saja. Bobot pada perut Anda adalah sinyal bahwa sistem pencernaan Anda berjalan, selain itu terdapat juga pengaruh dari beberapa zat kimiawi yang masuk ke perut Anda dan mengubah keseimbangan pH tubuh. Hal ini justru akan mengakibatkan kesulitan pencernaan dan sakit pada perut.
Cara terbaik mengkonsumsi air adalah meminumnya sedikit demi sedikit  etiap hari. Konsumsi juga banyak buah dan sayuran – karena makanan jenis ini didominasi oleh kandungan air yang tinggi, dan dengan begini tubuh Anda dapat memproses cairan secara efisien. Jadi, berapa banyak air yang dibutuhkan? Ada begitu banyak teori dan perhitungan. Umumnya minum “8 gelas perhari” sudah cukup, tetapi hal ini tidak tetap, karena setiap orang memilki berat, bentuk, sistem metabolisme, kebiasaan olahraga, dan hal lainnya yang berbeda-beda. Oleh karena itu tidak dapat dikatakan bahwa semua orang dewasa membutuhkan air dalam jumlah yang sama. Karenanya, untuk menghasilkan jumlah yang tepat muncul persamaan yang melingkupi nilai dasar metabolisme dan penggunaan energi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar